Udara dan Lautan
Laki-laki datang bagaikan udara
Memberikan nafas untuk seorang cahaya
Meniupkan angin lembut ke dalam hatinya
Rasanya bagai daun putri malu
Jauh ku rasa untuk menggapainya
Seperti menggapai mentari dan memeluk awan
Kadang nyanyiannya seperti ombak
Airnya datang dan pergi begitu saja
Udara dan Lautan...
Dalam wajah seorang kaum adam
Diantara hingar bingar cengkrama kawan
Entah mengapa kadang dia bisu diantaranya
Udara dan Lautan...
Dalam hatinya terlelap senja merona jingga
Baru kali ini aku merasakan gejolak ombaknya
Saat pekatnya gelap
Sepi, sendiri kau rasa
Izinkanlah aku jadi sinarmu...
Karena aku hanya percaya satu
Bukan pada siapa-siapa
Kamulah udara dan lautan itu...